Pasar Tradisional Vs Pasar Modern


Era globalisasi memberikan dampak terhadap berbagai bidang tanpa terkecuali bidang ekonomi. Perekonomian pun mendapat imbas dari globalisasi. Modal-modal asing dan produk-produk asing dengan begitu mudahnya masuk ke Indonesia. Sehingga tidak mengherankan bila pasar tradisional mulai tergeser dengan adanya pasar modern yang semakin menjamur di berbagai tempat. Dengan memberikan kita kemudahan untuk pemenuhan kebutuhan-kebutuhan masyarakat yang dibuka dua puluh empat jam. Jadi dapat di katakana dimanapun dan kapanpun kita dapat mencari kebutuhan kita di supermarket duapuluh empat jam tersebut.
Akan tetapi untuk saat ini hal ini belum begitu mengurangi minat masyarakat untuk mengunjungi pasar tradisional. Hal ini dapt kita saksikan di psar-pasar tradisional Jogja yang masih ramai dikunjungi dari berbagai lapisan masyarakat. Sebut saja pasar Kranggan, pasar Beringharjo dan pasar-pasar lainnya. Pasar tradisional dapat kita jadikan sebagai miniature dari sebuah masyarakat. Di mana di pasar terdapat interaksi baik assosiatif maupun dissosiatif yang terjadi antara para penghuni pasar yang bergam latar belakang baik budaya, lapisan social, pendidikan dsb, yang berbentuk kerjasama ataupun gotong royong yang sangat mencerminkan suatu masyarakat yang baik dengan kedinamisannya.
Pasar tradisional
Harga murah atau dapat di tawar
Tempat yang sederhana
Gambaran hidup sederhana

Pasar modern
harga cenderung mahal dari pasar tradisional
tempat lebih nyaman dengan segala fasilitasnya
gambaran hidup mewah atau merupakan suatu prestise
Berkembang pesatnya pasar modern di Indonesia ini tidak terlepas dari peran serta pemerintah. Pemerintah membuka modal asing yang masuk secara terbuka. Keuntungan negar saja yang di pertimbangkan. Padahal secara tidak sadar hal ini bahwa hal ini dapat mematikan perekonomian kecil local seperti para pedagang di pasar tradisional ini apabila perkembangan pasar modern tidak dikontrol oleh pemerintah.

Advertisements
This entry was posted in Uncategorized. Bookmark the permalink.

4 Responses to Pasar Tradisional Vs Pasar Modern

  1. rohatieazra says:

    ayo jangan sampai pasar tradisional kita tergusur pasar modern…btul g’?

  2. menurutmu gimana supay menumbuhkan keinginan bagi generasi sekarang buat berbelanja d’pasr tradisional…

    • yapp.
      jangan smpai pasar tradisional sampai tergusur karena dapat mematikan perekonomian para pedagang di pasar tersebut.
      dan untuk menumbuhkan keinginan bagi generasi sekarang buat berbelanja di pasar tradisional merupakan kembali pada individu masing-masing. kenapa kita sekarang lebih suka berbelanja di supermarket??
      bukankah kita selalu inginkan sesuatu yang praktis karena supermarket sudah banyak tumbuh di daerah-daerah??
      untuk itu, mari kita berbelanja ke pasar tradisioanl jika memiliki bnyak waktu senggang. janganlah berpikir pada suatu prestise belaka dalam berbelanja. berbelanja di pasar modern akan memberikan prestise tersendiri bagi kita di mata orang lain, maka dari itu hapus anggapan itu. toh barang yang kita beli sama antara yang dipasar tradisional dan modern.

  3. kalau kamu lebih sering belanja dimana???
    pasar tradisional apa modern???
    zaman sekarang sepertinya lebih ada prestise ketika kita belanja di pasar modern,
    yah itu bisa diraba kan dari intensitas kalangan ibu-ibu muda serta remaja yang getol merambah pasar modern. ya tidak???

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s